CINTA, Terus Ada Sepanjang Waktu


50 tahun yang lalu …

Ketika ia melamar istrinya, hanya berkata: Percayalah padaku..

40 tahun yang lalu …
Ketika istrinya melahirkan putri pertamanya, ia berkata padanya: Menyusahkanmu..

20 tahun yang lalu …
Hari ketika putri mereka menikah, lengannya merangkul bahu istrinya dan berkata: Masih ada aku..

Tahun lalu …
Hari ketika ia menerima kabar kondisi istrinya kritis, ia berulang kali mengatakan: Aku di sini..

Hari ini, istrinya telah pergi …
Dia menahan air mata mencium kening istrinya dan berkata: Tunggu aku..

Sepanjang hidup ini, ia tidak pernah mengatakan kepada istrinya, “Aku mencintaimu”,
Namun cintanya, tidak pernah hilang.

Cinta sejati adalah sebuah tindakan, bukanlah hanya bahasa.
Lebih baik mencintai sepenuh hati dengan perbuatan daripada mengatakan “I love you” seratus kali.

One Response to “CINTA, Terus Ada Sepanjang Waktu”

  1. Salami says:

    Pernah seorang suami yang tugas diluar kota tiba-tiba meng sms isterinya setiap pagi dan sore dengan “Big Hug and I love You” Berturut-turut 1 minggu begitu terus. Isterinya punya firasat tak baik dengan sms ini. Tak ada getaran cinta yang terasa ketika membaca sms ini. Hampa tampa magnet. Pada saat yang sama suaminya tak pernah pulang, tak pernah menelpon, tak pernah memberi nafkah untuk anak dan isterinya selama 5 bulan.Ternyata dia sedang merencanakan untuk kawin lagi dengan perempuan lain. Cintakah itu? Saya sangat setuju dengan Cinta selalu ada meskipun tanpa diucapkan, sebab magnet dan getarannya bisa dirasa oleh yang menerima cinta tersebut. Pikiran bawah sadar lebih cerdas dari pikiran sadar dalam merasa cinta yang tulus.

Leave a Reply